June 24, 2024

Profil

A. Sejarah Berdirinya Perpustakaan IIM Surakarta

Berdirinya UPT Perpustakaan IIM Surakarta tidak lepas dari sejarah berdirinya IIM Surakarta. Awal mula berdirinya IIM Surakarta dimulai tahun 1963 berdirilah Fakultas Hukum UII cabang surakarta dengan berindukkan UII Pusat di Yogyakarta, kemudian disusul dibukanya Fakultas Ekonomi, Fakultas Tarbiyah dan Fakultas Syari’ah dengan status cabang Surakarta pada tahun 1963 dan Fakultas Kedokteran pada tahun berikutnya

Dengan akan dibukanya Universitas Negeri di kotamadya Surakarta pada tahun 1975 maka Fakultas Swasta yang sudah berdiri di kotamadya Surakarta diminta merelakan diri bergabung menjadi Universitas Gabungan Surakarta (UGS). Tanpa kecuali Fakultas hukum, Fakultas Ekonomi dan Fakultas Kedokteran dibawah naungan UII cabang Surakarta menggabungkan diri menjadi UGS dan selanjutnya dinegerikan menjadi Universitas Sebelas Maret (UNS) pada tahun 1976. Sedang Fakultas Tarbiyah dan Fakultas Syari’ah tidak dapat menggabungkan karena Fakultas dimaksud adalah Fakultas yang terafiliasi ke Departemen Agama. Dengan ditinggalkannya dua Fakultas Agama yang tidak tergabung dalam UNS maka dibentuklah Yayasan untuk menampung dua Fakultas Agama yang sudah mempunyai status diakui oleh Departemen Agama. Yayasan tersebut diberi nama “YAPERTIS” yang berdiri sejak 1978.Pada tahun 1979 tepatnya pada tanggal 2 Mei 1979 dibukalah Universitas Islam Surakarta (UNIS) yang semula dibuka 8 (delapan) Fakultas yaitu, Fakultas Kependidikan, Fakultas Sosial Politik, Fakultas Ekonomi, Fakultas Teknik, Fakultas Pertanian, Fakultas Hukum, Fakultas Tarbiyah dan Fakultas Syari’ah.

Kemudian sejak tahun 1983 itu terpaksa pecah menjadi UNIS dan UIM. UNIS mengelola dua Fakultas Tarbiyah dan Syari’ah sedang UIM mengelola Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum dan Fakultas Pertanian, yang akhirnya nama UIM diganti menjadi UNIBA sampai sekarang. Adapun semula UNIS mempunyai 8 Fakultas semenjak tahun 1983 tinggal memiliki 2 Fakultas yang bernaung dibawah Departemen Agama yaitu Fakultas Tarbiyah dan Fakultas Syari’ah.

Oleh karena itu pada tahun 1988 nama UNIS diganti IIM (Institut Mamba’ul’Ulum) Surakarta dan selanjutnya karena peraturan baru pada tahun 1997 dengan SK. Dirjen Bimbaga Islam No. E/I/32/97 tanggal 10 Maret 1997 berubah nama menjadi Sekolah Tinggi

Agama Islam Mamba’ul ‘Ulum Surakarta (STAIMUS). Dan pada tahun 2016 STAIMUS beralih status menjadi (IIM).

Dengan demikian sejarah keberadaan UPT Perpustakaan IIM tidak dapat dipisahkan dengan perkembangan IIM dari masa ke masa. Dalam perkembangannya, perpustakaan mengalami berbagai dinamika sehingga eksistensinya kadang antara ada dan tiada serta terkesan sebagai pelengkap saja. Namun visi dan arah kebijakan pimpinan IIM lambat laun mengalami pergeseran yang signifikan, dari sekedar melengkapi kemudian berubah paradigma dan muncul jargon istimewa yaitu “PERPUSTAKAAN ADALAH JANTUNGNYA PERGURUAN TINGGI”.

Fenomena perpustakaan sebagai jantungnya perguruan tinggi tentu diharapkan dapat merubah mindset seluruh civitas akademika IIM sehingga apa dan bagaimana seharusnya perpustakaan dapat diejawantahkan. Oleh karena itu dari waktu ke waktu personalia atau SDM perpustakaan mengalami perubahan atau pergantian. Berikut adalah periodisasi pimpinan perpustakaan dari masa ke masa :

NOTAHUNJABATANNAMA
1…-1988Kepala Perpustakaan
Staff
Drs. Salim Choiri
1.M. Zuhri
2.Imron
21988-1993Kepala Perpustakaan
Staff
Baihaqi, SH
1.M. Zuhri
2.Imron
31993-2008Kepala Perpustakaan
Staff
Dra. Siti Baroroh
1.    M. Zuhri
2.    Imron
42008-2012Kepala Perpustakaan
Staff
Edy Muslimin, S.Ag.,MSI
1.    Jumali, S.PdI
2. Nur Fitiana, A.Md
52012-2016Kepala Perpustakaan
Staff
Edy Muslimin, S.Ag.,MSI
1.    Jumali, S.PdI
2. Nur Fitiana, A.Md
62016-2020Kepala Perpustakaan
Staff
Nur Fitriana, S.I.Pust
Imron
72021-2025Kepala Perpustakaan
Staff
Nur Fitriana, S.I.Pust
Muhammad Thoriq ‘Aziz, S.IP
    

Pada periode awal berdirinya sampai dengan tahun 2011 tepatnya sampai bulan april sistem layanan di UPT Perpustakaan IIM masih menerapkan layanan manual, namun mulai bulan Mei 2011 mulai dirintis layanan perpustakan dengan library automation system yaitu layanan perpustakaan berbasis komputer dan mulai diuji coba pada awal tahun 2014. Pada tahun 2017 semua perangkat menuju library automation system dapat diselesaikan. Pada bulan November 2018 Perpustakaan IIM bekerjasama dengan PT Enam Kubuku Indonesia mengenai aplikasi Perpustakaan Digital. Manfaat yg diperoleh dengan adanya perpustakaan digital, yaitu: menghemat waktu, menghemat tenaga, menghemat biaya, memperoleh informasi yang paling baru dengan cepat, mempermudah akses informasi dari berbagai sumber dan memberikan solusi secara mudah untuk memindah dan mengubah bentuk informasi untuk berbagai kepentingan.

Demikian sekilas lintas sejarah keberadaan perpustakaan IIM dalam berpartisipasi aktif dalam rangka memenuhi kebutuhan informasi untuk mendukung program Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian serta pengabdian masyarakat.

 

A. Visi Misi Perpustakaan

Visi

Mewujudkan UPT Perpustakaan IIM Surakarta sebagai Pusat Sumber Informasi Ilmu Pengetahuan dan Studi eislaman.

Misi

  1. Menunjang pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, meliputi bidang Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian pada masyarakat serta menunjang kegiatan belajar mengajar di lingkungan IIM Surakarta.
  2. Memberikan layanan informasi kepada pengguna dengan menerapkan sistem informasi perpustakaan yang berbasis teknologi informasi.

 

B. Tujuan dan Fungsi Perpustakaan

Tujuan

Mendukungkualitas pelaksanaan proses belajar mengajar, penelitian dan pengabdian pada masyarakat dengan cara meningkatkan layanan informasi kepada seluruh civitas akademika IIM Surakarta.

Sebagai unsur penunjang Perpustakaan IIM Surakarta dalam mencapai visi dan misinya, Perpustakaan IIM Surakarta memiliki berbagai fungsi sebagai berikut:

1.   Fungsi Edukasi

Perpustakaan merupakan sumber belajar para civitas akademika, oleh karena itu koleksi yang disediakan adalah koleksi yang mendukung pencapaian tujuan pembelajaran, pengorganisasian bahan pembelajaran setiap program studi, koleksi tentang strategi belajar mengajar dan materi pendukung pelaksanaan evaluasi pembelajaran.

2.   Fungsi Informasi

Perpustakaan merupakan sumber informasi yang mudah diakses oleh pencari dan pengguna informasi.

3.   Fungsi Riset

Perpustakaan mempersiapkan bahan-bahan primer dan sekunder yang paling mutakhir sebagai bahan untuk melakukan penelitian dan pengkajian ilmu pengetahuan, teknologi dan seni. Koleksi pendukung penelitian di Perpustakaan IIM mutlak dimiliki, karena tugas Perguruan Tinggi adalah menghasilkan karya – karya penelitian yang dapat diaplikasikan untuk kepentingan pembangunan masyarakat dalam berbagai bidang.

4.   Fungsi Rekreasi

Perpustakaan harus menyediakan koleksi rekreatif yang bermakna untuk membangun dan mengembangkan kreativitas, minat dan daya inovasi pengguna Perpustakaan.

5.   Fungsi Publikasi

Perpustakaan juga membantu melakukan publikasi karya yang dihasilkan oleh warga Perguruan Tingginya yakni civitas akademik dan staf non akademik.

6.   Fungsi Deposit

Perpustakaan menjadi pusat deposit untuk seluruh karya dan pengetahuan yang dihasilkan oleh warga Perguruan Tingginya.

7.   Fungsi Interpretasi

Perpustakaan melakukan kajian dan memberikan nilai tambah terhadap sumber- sum